Featured Posts

Senin, 31 Desember 2018

Menurut Ross Brawn Lewis Hamilton Layak Disejajarkan Dengan Michael Schumacher Dan Ayrton Senna


KOALAnews - Menurut direktur olahraga Formula 1 Ross Brawn, nama Lewis Hamilton layak disejajarkan dengan Michael Schumacher dan Ayrton Senna.

Pada musim 2018, Hamilton mencatatkan 11 kemenangan, terbanyak sepanjang karirnya, untuk mengamankan gelar juara dunia kelimanya. Bahkan, pembalap Mercedes itu harus menghadapi lebih banyak perlawanan yang lebih berat dari Ferrari, dan kemudian Red Bull di akhir musim.

Pole yang dicetak oleh Hamilton di Singapura yang disebut oleh Brawn sebagai pencapaian yang sangat luar biasa. Di sirkuit di mana Ferrari jauh lebih diunggulkan, pembalap Inggris itu secara tak terduga merebut posisi terdepan dan akhirnya memenangkan balapan.

Terkadang ada pembalap yang muncul di level yang tidak pernah Anda pikirkan, tutur Brawn. 

Terutama saat kualifikasi, dan Lewis adalah salah satu pembalap yang berhasil melakukannya.

Penampilannya benar-benar membuat kagum banyak orang. Hal-hal seperti itu pantas dilihat. Kami tidak pernah tahu dari mana penampilan seperti itu berasal.

Orang-orang berpikir mereka sudah tahu seperti apa patokannya itu. Tapi tiba-tiba ada pembalap baru yang mengubah patokan tersebut.


Saya beruntung melihat sesuatu seperti itu dari Michael Schumacher. Kami juga dapat melihatnya dari pembalap seperti Ayrton Senna. Menurut saya, tahun ini kami telah melihat hal yang sama dari Lewis beberapa kali.

Hal-hal seperti itu selalu diingat, karena sebagai teknisi, Anda kesulitan menemukan asal mula performa seperti itu.

Sulit dipercaya tingginya level performa yang bisa mereka raih. Jadi ketika pembalap berhasil melakukannya, rasanya istimewa, katanya.

Tercatat ada lima pemenang lomba pada tahun 2018. Saingan terdekat Hamilton dalam perburuan gelar adalah Sebastian Vettel. Namun, pembalap Ferrari itu harus puas menjadi runner-up karena serangkaian kesalahan yang ia buat sendiri.

Sementara itu, Max Verstappen membanjiri pujian untuk penampilannya di paruh kedua musim ini. Sejak liburan musim panas, pembalap Red Bull ditransformasikan sebagai pesaing terdekat Hamilton di trek.

"Kami baru saja melihat musim yang sangat menarik, ada sejumlah duel ketat yang terjadi di trek," tambah Brawn.

Kami disuguhkan dengan penampilan luar biasa dari Lewis konsistensi sepanjang tahun. Dia tidak membuat kesalahan, relatif sabar, meskipun mungkin tidak dengan mobil terbaik.

Jadi ini tahun yang baik. Satu-satunya yang masih menghalangi adalah situasi di mana ada enam mobil yang begitu dominan sementara 14 mobil lainnya tertinggal.


"Kita harus terus bekerja dan mencari solusi agar kinerja bisa tersebar secara merata," tutupnyanya.

0 komentar:

Posting Komentar