KOALAnews - Valentino Rossi dikenal sebagai salah satu pembalap senior yang performanya masih cukup stabil hingga saat ini. Kendati demikian, Rossi mengakui jika mentalitasnya tidak sebagus ketika ia masih muda.
Sebagai seorang pembalap MotoGP, Rossi dapat dikatakan sebagai pembalap paling dikenal oleh penggemar hingga saat ini. Secara total, tujuh gelar juara dunia diraih oleh sosok yang akrab dengan julukan 'The Doctor' tersebut.
Kecintaannya pada dunia balap juga membuatnya terus melanjutkan karirnya sebagai pembalap MotoGP. Di musim MotoGP 2019 mendatang, Rossi akan secara resmi menginjak tahun ke-20 dalam berkompetisi di kejuaraan dunia MotoGP.
Rekor ini tentu mengesankan karena tidak banyak pembalap yang ingin menghabiskan karir mereka hingga usia 40 tahun. Terlebih lagi, beberapa pembalap juga memutuskan untuk pensiun ketika mereka telah berhasil menjadi juara dunia.
Namun, Rossi sebenarnya tidak menyerah untuk terus bersaing hingga sekarang. Meskipun performaya tidak sebagus sebelumnya, dia masih tidak menyerah menyuguhkan penampilan terbaik untuk para penggemarnya.
Usia yang semakin tua tidak bisa membohongi Rossi. Meskipun ia masih memiliki antusiasme yang tinggi untuk berlomba, ia mengakui bahwa mentalnya tidak sebagus dulu. Dia juga berusaha menjaganya agar tetap kompetitif di mata para penggemar.
"Pengalaman itu sangat penting ketika mengenal trek dengan baik dan bekerja dengan baik untuk balapan. Seorang pembalap muda akan mendorong motor mereka tanpa terlalu memikirkan risiko, sedikit lebih berani. Ketika Anda muda, Anda tidak terlalu takut untuk jatuh," Kata Rossi.
"Dan ketika Anda jatuh, Anda biasanya tidak terlalu sakit atau setidaknya Anda lebih cepat bugar, jelas juara dunia pro dan kontra itu. Tetapi semua pembalap memiliki satu kesamaan, Jika Anda cedera, Anda ingin segera kembali ke motor. Mungkin itu salah satu hal yang dimiliki oleh seorang pembalap," tuturnya.









0 komentar:
Posting Komentar